Kamis, 28 Juni 2012

FORZA JUVENTUS

I Campioni d'Italia Siamo Noi !


il trentessimo scudetto ! il trentessimo scudetto ! tuttosport.com
I campioni d'Italia siamo noi (Kamilah Juara Italia). Setelah melewati masa-masa sulit dan penantian panjang selama 6 tahun, kini kejayaan kembali direngkuh. Malam ini di Stadio Nereo Rocco – Trieste, skuad kebanggan kita berhasil mengunci posisi capolista musim kompetisi 2011/2012 ini alias meraih scudetto ke-30 dalam sejarah Juventus. Pacuan menuju finish pertama dengan sang rival – Milan sepanjang musim ini memang cukup terjal. Banyaknya polemik hasil pertandingan, kontroversi, ataupun perang psikologis antara keduanya kini harus disudahi dengan berakhirnya pacuan ke podium scudetto, dengan skuad kebanggaan kita tampil sebagai pemenangnya.
Grazie allenatore, grazie ragazzi, e grazie amministratori !
Grazie allenatore, grazie ragazzi e grazie amministratori ! (terima kasih pelatih, terima kasih para pemain, dan terima kasih dewan manajemen). Semua juventini baik di Italia dan belahan dunia lainnya termasuk kita di tanah air tentunya mengucapkan terima kasih yang besar atas perjuangan seisi tim kita. Mulai dari allenatore – Antonio Conte, dia kembali ke “kandang” menyandang predikat legenda hidup Juventus dan telah berhasil mengangkat kembali mental juara tim dan kini ia memetik buah kerja kerasnya sepanjang musim ini. Terima kasih untuk semua pemain kita yang semuanya kita elu-elukan dalam yel-yel saat memasuki lapangan, menggiring bola, melakukan penyelamatan ataupun mencetak gol. Tidak perlu memandang besar kecilnya kontribusi mereka masing-masing, karena satu musim ini telah menjadi bukti kolektivitas tim kita sangat solid bahu membahu mengejar target yang sama, yaitu menjadi yang pertama sampai di garis akhir pacuan ke podium scudetto, dan impian itu kini terealisasi. Dan tidak lupa tentunya terima kasih juga untuk Dewan Manajemen Juventus yang juga turut bekerja keras mencapai impian ini. Presiden Andrea Agnelli, Pavel Nedved yang setia mendampinginya, Giuseppe Marotta & Fabio Paratici ataupun staf-staf lainnya yang tidak dapat saya sebutkan satu-persatu.  
Sul campo la Juventus è Campione d'Italia
Sul campo la Juventus è Campione d'Italia (Kamilah juara Italia yang kami dapat dengan bekerja keras diatas lapangan). Sekali lagi kami dapat dengan berkeringat di lapangan dan TIDAK kami dapatkan dengan cara tidak terpuji. Juventus telah kembali seperti dulu, kembali menunjukkan aura menakutkan bagi lawan-lawannya. Kontes permainan Juventus era baru yang dimulai September tahun lalu kini telah membuahkan sejarah baru, yang mana kandang baru Juventus – Juventus Stadium menorehkan musim pertamanya dengan mengoleksi scudetto ke-30 Juventus.  
Una notte indimenticabile a Trieste
Una notte indimenticabile a Trieste (Malam yang tidak akan terlupakan di Trieste). Ya, malam ini di giornata ke-37, di Trieste tidak akan pernah terlupa dalam sejarah klub. Tim kita datang dengan bekal hasil seri giornata ke-36 yang ditorehkan dengan sedikit kesalahan Gigi Buffon. Tekanan cukup terasa bagi tim, yang mana sang rival pun di waktu yang bersamaan memainkan derby di Milano dengan Inter. Datang dari Turin dengan tidak membawa Paolo De Ceglie, sang pelatih tetap memasang 3-5-2 dengan Buffon, Chiellini, Barzagli, Bonucci, Lichtsteiner, Vidal, Pirlo, Marchisio, Pepe, Vucinic & Matri. Gol pembuka dari il montenegrino – Mirko Vucinic membuat Juve satu langkah lebih depan dari sang rival yang pada saat bersamaan masih berbagi angka 0-0 dengan Inter. Selepas gol kedua dan memasuki menit 80an yang secara bersamaan sang rival tertinggal angka dari rival sekotanya sontak membuat riuh di seisi Nereo Rocco, pun juga kita di sini yang menggelar nonton bareng secara serentak di lebih dari 75 venue nonton bareng di seluruh tanah air. Di menit-menit ini aroma raihan scudetto semakin kentara.      
Bentornato a casa, scudetto
Bentornato a casa, scudetto (Selamat datang ke kandang kami, scudetto). Scudetto pertama yang diraih allenatore – Antonio Conte sebagai pelatih Juventus. Scudetto yang sudah hampir dipastikan menjadi torehan sejarah baru bagi sang pelatih dan tim, yaitu hampir sama sekali tidak terkalahkan di sepanjang musim ini, dengan tetap respect terhadap giornata pamungkas pekan depan menjamu Atalanta. Scudetto yang mungkin akan menjadi kado perpisahan yang manis bagi il capitano – Alex Del Piero seandainya dia benar-benar pergi akhir musim ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar